Skip to main content

SENJAKU DI KOTA HUJAN | oleh: Lutfi Abdurachman

Ada kerinduan yang terpendam dalam hati ini untuk bisa kembali menghabiskan hari-hari di Kota ini. kenangan-kenangan itu terukirkan dalam secarik perjalanan hidup disini, yang terbungkus oleh jutaan peristiwa. aku terbuai oleh Kemanjaan Kota ini, pesona suasana yang hijau yang membuat ku ingin selalu berteduh dari panasnya mentari, dinginnya tetesan embun pagi dan udara yang sejuk yang membuatku selalu bebas untuk bernafas, bahkan langitpun tak bosan menyirami pohon-pohon di kota ini setiap saat. tak terlupakan pemandangan mobil-mobil angkutan umum berwarna hijau yang turut menghiasi kota. ku telah jelajahi tempat lain di luar kota ini, namun tak ada yang ku temui suasana seperti disini. Kota ini sungguh unik, dimana sebuah taman berada ditengah-tengah kota, ya namanya "Kebun Raya". kebun yang menjadi salah satu icon di kota ini yang menyimpan berjuta ragam tanaman dan pepohonan. Ratusan rusa pun hidup ditengah kota, menjadi dayang-dayang istana bogor, yang bertebar diatas rumput hijau, lari kesana kemari, dan tak jarang pejalan kaki yang berjalan di pinggir trotoar menyempatkan waktunya untuk memberi makan rusa-rusa tersebut, sambil menikmati lukisan alam yang indah berupa gunung berpuncak 4 yang menjadi salah satu simbol kota bogor, yaitu gunung salak.

Gambar 1 Istana Bogor



"Bogor Kota Hujan" ya itulah julukan kota seribu angkot ini, hujan disini memang hampir terjadi setiap hari, dan waktunya pun tak dapat di prediksi, entah itu pagi, siang, atau malam. bahkan sebuah anekdot sederhana pun menagatakan. "kenapa bogor sering hujan? jawabannya adalah karena bogor punya kebun raya. kalo bogor ga ujan siapa yang mau nyiramin kebun raya seluas itu? hehe". 





Lama rasanya ku tak merasakan suasana seperti ini lagi disini, saat ku kembali meski banyak perubahan dari tampilan bangunan-bangunan disini, ternyata suasana disini tak banyak yang berubah dan masih seperti yang dulu. setiap sudut tempat-tempat disini masih menyapaku dengan hangat. aku teringat ketika dulu sering dibawa ke taman yang didalamnya ada rumah-rumah yang berbentuk bermacam-macam topi, hingga kini taman itu masih berdiri dengan nama yang tak berubah "Taman Topi",  keadaan yang tak berubah banyak dengan ciri khasnya sebuah patung pahlawan nasional "Kapten Muslihat" ditengah kolam.
Gambar 2 Taman Topi


Suasana sore hari yang kurindukan, dimana para penjaja makanan mulai menggelar gerobak dengan lampu-lampu neonnya. martabak manis, martabak telor, sate ayam, bubur ayam, doclang, mpek-mpek, mie goreng, jamu, gorengan, dll. semua tinggal dipilih disepanjang jalan Jembatan Merah. 



Beriringan dengan redanya hujan disore hari ini, ku lepaskan juga semua rasa resah, gelisah, dan gundah dalam hati ini untuk menyusun kembali mimpi-mimpi di kota ini. ku lihat semburan jingga mulai terpnacar dilangit barat, dengan sentuhan pelangi indah yang menyempurnakan perasaan bahagia ini untuk merasakan hangatnya berkumpul bersama keluarga di Kota ini, 

BOGOR,, kau tempat ku pergi dan kembali..

Comments

Popular posts from this blog

CB150R: MATI SAAT STARTER DAN KELISTRIKAN TIDAK STABIL, APA SOLUSINYA?

Gambar 1 Kondisi mati saat kunci ON Journal Dua Sembilan -  Berdasar dari pengalaman ane minggu lalu, motor CB150R  mogok tiba-tiba saat keadaan hujan. Saat dicoba dihidupkan kembali dengan starter ternyata motor malah mati total pedahal kunci dalam keadaan ON kemudian hidup kembali, saya coba dengan cara diselah berkali-kali pun hasilnya nihil. Saat itu saya berfikir ruang ACCU a.k.a AKI kemasukan air karena sebelumnya ane sempat menelibas jalanan dengan genangan air yang cukup tinggi. terpaksa saya dorong sampai nemu bengkel, karena saat itu sudah maghrib jadi cukup sulit mencari bengkel yang masih buka. dan Alhamdulillah, setelah dorong-dorong motor hujan-hujan ada bengkel yang masih buka.  1. Cek setiap Slot Sikring. Gambar 2 Slot sikring Saat saya curhat apa yang ane alami barusan, tanpa mikir panjang si empunya bengkel (sebut saja si Aceng) itu langsung membuka jok motor ane dan ngecheck semua slot sikring.  catatan: sekedar informasi ba...

XIAOMI: PENYIMPANAN USB TIDAK TERDETEKSI, OPSI PENGEMBANG HILANG

Gambar 1 Logo Xiaomi dan USB Journal Dua Sembilan -  Berdasarkan dari keluhan teman-teman yang juga sesama owner Xiaomi, mereka tidak bisa men-sinkronkan file data mereka dari HP ke PC/Laptop, padahal kabel data yang digunakan adalah original (bawaan dari pabrik). Sudah coba dicabut dan disambungkan kembali berkali-kali tetap tidak muncul/terdeteksi pada layar PC/laptop sebagai penyimpanan data USB.  Kok bisa? jangan dulu panik, coba cara berikut ini: 1. Pastikan Kondisi Kabel Data. Penyebab awal mengapa mode penyimpanan data USB tidak terdeteksi di PC/Laptop biasanya adalah kondisi kabel data yang digunakan sudah tidak baik. Hal  tersebut dapat menyebabkan arus/koneksi antara HP dengan PC/Laptop menjadi tidak stabil sehingga tidak dapat tersinkron ke PC/Laptop. 2. Pastikan Mode MTP (Media Transfer Protocol) Sudah di Aktifkan. Gambar 2 Pilihan fungsi USB Jika kodisi kabel data yang digunakan s udah dipastikan   masih dalam keadaan baik,...

RANGGON HILLS, DESTINASI INSTAGRAMABLE DI BOGOR

Journal Dua Sembilan -  Bicara soal tempat untuk ber-swafoto alias ber selfie ria dengan view alam yang indah di kota Bogor memang tak kalah dengan kota-kota lainnya, karena Bogor memiliki banyak tempat wisata yang bernuansa alam dengan spot yang bisa dikatakan dengan bahasa kekinian "Instragamable" banget, karena spot-spot foto tersebut bisa membuat koleksi foto instagram kita menjadi lebih genic. Berawal dari rasa penasaran setelah lihat postingan foto diatas rumah pohon disalah satu akun Instagram, akhirnya saya putuskan untuk mengunjungi salah satu destinasi yang saat ini lagi hits dan dibilang 'kekinian' yaitu Ranggon Hills, tepatnya berada di kawasan Gunung Salak Endah, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Bagaimana Akses Menuju Ranggon Hills? Perjalanan menuju Ranggon Hills memang bisa dikatakan cukup jauh dari wilayah Kota Bogor, waktu yang ditempuh untuk sampai ke Ranggon Hills kurang lebih satu setengah jam. Ada dua jalur untuk sampai ke TKP. Per...